Let’s Start to be Mentally Healthy from Your Self! (PART.2)


Haloooo everyone! KESEHATAN MENTAL KEMBALI LAGI NIH dengan part 2 tentunya ><
Sekarang kita akan membahas apa aja sih gangguan mental itu? So let’s check this out!

Yang pertama, “STRESS” Pasti dari kita semua pernah dan mungkin sering mengalami yang namanya stress.
“Stres adalah keadaan ketika seseorang mengalami tekanan yang sangat berat, baik secara emosi maupun mental.”
Nah, pasti ada dampak buruknya dong dari stress itu sendiri :
1.       Menjadi penyendiri dan enggan berinteraksi dengan orang lain.
2.       Enggan makan atau makan secara berlebihan.
3.       Mudah emosi, dan terkadang susah dikendalikan
4.       Dan yang buruknya lagi, menjadi perokok, minuman beralkohol dan penyalahgunaan obat-obatan terlarang

Pasti kadang kita bingung dong, kalau orang terdekat kita lagi alamin stress, what should we do? Nah ini bisa jadi salah satu sikap yang perlu dimiliki saat menghadapi teman / keluarga yang mengalami stress dengan pertama membinan hubungan rasa saling percaya dan membantu mengekpresikan perasaan, membantu memahami kejadian yang dialami dan mengajak untuk selalu dekat dengan Tuhan, menelusuri seberapa sering gejala muncul dan seberap jauh gejala tersebut mengganggu kegiatan sehari-hari, dan mengajak rujuk ke dokter / perawat jiwa / psikolog / psikiater  jika kondisi  tidak ada perubahan  untuk mendapatkan pengobatan dan perawatan.

Oke, next ya. Gangguan mental kedua, adalah “ANXIETY ( GANGGUAN KECEMASAN )”
Gangguan kecemasan adalah kondisi psikologis ketika seseorang mengalami rasa cemas berlebihan secara konstan dan sulit dikendalikan, sehingga berdampak buruk terhadap kehidupan sehari-harinya.
Nah mungkin dari kita sering juga nih alamin kecemasan/anxiety mulai dari yang ringan sampai yang tipe panik yang dimana pengidap anxiety tersebut tidak bisa berfikir jernih sampai dia membahayakan dirinya sendiri.

Menurut Kemenkes, 2018 ada juga loh, gejala fisik dan psikologis dari individu yang mengidap anxiety.



GEJALA FISIK
SULIT TIDUR
BADAN GEMETAR
KELUAR KERINGAT BERLEBIHAN
OTOT JADI TEGANG
SESAK NAPAS
JANTUNG BERDEBAR
SAKIT PERUT ATAU KEPALA
PUSING DAN MULUT TERASA KERING





GEJALA PSIKOLOGIS
KURANG RASA PERCAYA DIRI
MUDHA MARAH
SULIT BERKOMUNIKASI DENGAN BAIK
JADI PENYENDIRI
TAKUT YANG BERLEBIHAN
CEMAS PADA SETIAP SITUASI
STRESS


Next, gangguan yang ketiga yaitu “DEPRESI”
Mungkin ini terjadi pada orang-orang yang ditinggal meninggal oleh orang-orang yang dicintainya, atau kehilangan harta dan lain sebagainya.
Depresi merupakan gangguan suasana hati yang menyebabkan penderitanya terus-menerus merasa sedih. Berbeda dengan kesedihan biasa yang umumnya berlangsung selama beberapa hari, perasaan sedih pada depresi bisa berlangsung hingga berminggu-minggu atau berbulan-bulan.
Dan menurut kemenkes, 2018 ada juga loh gejala-gejala depresi itu apa aja



GEJALA PSIKOLOGIS
Hilang ketertarikan/motivasi untuk lakuin sesuatu
Selalu merasa sedih, bahkan terus menangis
Merasa sangat bersalah dan khawatir berlebihan
Tidak menikmati hidup dan hialng percaya diri
Sulit memberi keputusan dan mudah tersinggung
Tidak acuh pada sekitar
Punya pikiran untuk sakiti diri sendiri





GEJALA FISIK
Gangguan tidur
Berbicara dan bergerak secara lambat
Perubahan siklus haid pada wanita
Libido turun dan muncul sembelit
Nafsu makan menurun dan mningkat drastic
Merasakan sakit dan nyeri tanpa sebab



Nah, apa dari semua gejala gangguan mental diatas pernah temen-temen rasain? Kalau iya, lagi-lagi gua ingetin buat jangan langsung self-diagnosis atau diagnosa sendiri yaa, tapi harus tetap konsultasi dengan ahlinya.


Kalau ada akibat, pasti ada sebabnya dong. Nah ini dia beberapa penyebab gangguan mental. Menurut Frisch N, & Frisch A. (2011)
gangguan mental tidak hanya dapat disebabkan salah satu faktor
1.       Faktor Psikososial(Pengalaman traumatis sebelumnya, bullying, abuse)
2.       Faktor biologis (gangguan struktur otak genetik, atau gangguan neurotransmitter)
3.       Faktor Psikoedukasi (pola asuh, nilai-nilai dalam keluarga)

Ada tambahan nih teman-teman, yaitu “CYBERBULLYING” pasti sering dengar kan?
Cyberbullying adalah mengirim atau mengekspos teks yang menyakiti dan kejam melalui internet dan alat komunikasi digital (Willard,2006)
Dan, macam-macam cyberbullying menurut Kowalski, Limber, Agaston. 2008
         Flaming : Mengirimkan pesan yang berisi kata-kata kasar, vulgar, atau kemarahan secara privat maupun grup online
         Harassment : Perilaku menyerang yang menyebabkan distres pada korban, dan berlangsung lebih lama dari flaming
         Cyberstalking : Komunikasi elektronik untuk mengejar/mengikuti/menguntit seseorang yang mengganggu dan mengancam dengan intensitas yang tinggi
         Denigration (fitnah)  : tindakan mengirim pesan berbahaya, tidak benar, kejam, tentang seseorang ke orang lain
         Masquerade : Berpura-pura menjadi orang lain dan mengirimkan atau mengespos hal-hal yang dapat membuat orang tersebut dinilai jelek atau berpotensi mendapatkan bahaya
         Outing and Trickery : Tindakan mengirim, mengespos dan menyebarkan informasi yang mengandung hal sensitif, pribadi, memalukan, atau pesan yang tidak pernah diniatkan korban untuk dibagikan ke publik
         Exclution (pengasingan) : biasanya dilakukan dalam grup online, ketika seseorang dikucilkan, dikeluarkan atau terasingkan dari grup online
         Happy Slaping : merekam, memfoto tindakan kekerasan terhadap korban dan mengunduh serta menyebarkannya ke internet agar dilihat banyak orang

Ada beberapa cara nih, agar kita selalu menjaga diri dari cyberbullying
         Jangan berkontribusi terhadap cyberbullying dengan meneruskan atau menambahkan pesan yang kejam.
         Unfollow semua akun gosip
         Batasi waktu online, isi dengan aktivitas bermanfaat
         Jangan takut untuk berdiri melawan cyberbully 
         Siapkan kata sandi untuk mengunci komputer dan telepon saat kalian tidak menggunakannya.
         Jangan pernah memberi tahu siapa pun sandi, passcode, atau PIN online Jangan pernah meninggalkan ponsel kalian tergeletak di sekitar.
         Jangan pernah berbagi informasi pribadi, seperti alamat rumah atau nomor telepon kalian, secara online.

Jadi, gimana temen-temen, pasti kalian pernah rasain gejala-gejala yang udah dijelasin kan? Nah untuk lebih lanjutnya harus tetap konsultasi ke ahlinya ya, jangan lakuin self-diagnosis, karena bisa aja diagnosis kita salah.

Okei, sekian dulu ya pembahasan hari ini. Ditunggu ya pembahasan terakhir yaitu “GIMANA CARANYA BIAR MENTAL DAN JIWA KITA TETAP SEHAT”
SEE YOU IN THE LAST PART^_^

Komentar